Kemaren akhir nya komputer desktop legendaris ku tiba dirumah. Setelah semingguan di perbaiki sama seorang salah seorang teman, Komputer ini dibelikan bapak saya ketika saya kelas 3 SMTI. Jadi lumayan jadul. Karena dulu sering buat nge-game FIFA 2005 jadi yang udah jebol motherboard nya setelah hardisk nya jebl duluan dalam kurun waktu 2 tahun akibat kecanduan game Red Alert 2. Setelah dulu sudah pernah di ganti elco motherboard nya, trus lama di angguris akhir nya sekarang musi ganti motherboard. Lumayan, dapat motherboard  intel desktop second.

Walaupun jadul, dulu waktu pada jamannya termasuk spesifikasi yang udah lebih dari cukup. Processor nya Intel Pentium 4  1.6 GHz, RAM Visipro nya 256 MB, Hard Disc nya Seagate 40 GB. VGA nya Nvidia Gforce 32 MB. pokoke dulunya udah paling keren. Tapi dulu :D hehehe.

Setelah cek semua, langsung pasangi monitor dan saya coba install ubuntu 9.10 Karmic Koala, lumayan luambat proses instalasi nya. tapi akhir nya selesai juga proses nya. Setelah reboot, lancar, colokin modem siera 885 langsung konek internet. Tapi setelah beberapa hari ada pesan partition eror, pokok nya eror lah. Karena emang komputer jadul ya wajar lah kalo pake karmic ngadat. Teringat dulu dengan crunchbang, langsung aja nyari CD installer nya, dan langusng coba booting cruncgbang di komputer jadul ku, dan lumayan lebih cepet.

Setelah ngikuti proses instalasi yang lebih cepat dibanding dengan kemaren waktu install karmic, langsung reboot, dan jreng jreng. Crunchbang berjalan dengan sempurna di komputer jadul nya. Crunchbang merupakan OS turunan linux dan ubuntu based juga, cuman desktop deffault nya menggunakan openbox jadi lebih ringan untuk bisa berjalan di komputer dengan hardware yang terbatas. Crunchbang yang saya install ini versi nya 9.04 setara dengan jaunty jackalope. Selain ringan, tampilan desktop crunchbang juga sangat minimalis, kata orang2 simplicity is beautifull. Ya, kesannya simpel, elegan dan dominan warna hitam.

Ada yang unik di crunchbang

Baca Selengkapnya…

, , , , , ,

Alhamdulillah, akhirnya setelah beberapa bulan yang lalu saya me-request akun google wave kemaren tanggal 29 Nopember dapat balasan email dari google wave. Dan saya akhir nya dapat akun google wave. Langsung saja login dan seperti biasa, masih asing dan sedikit bingung bagaimana menggunakannya. Kebetulan ada 2 buddy list teman gmail yang sudah punya akun google wave, maka sudah otomatis tertampil di home google wave saya. Mungkin kalo di facebook semacam langsung jadi friends.

Seperti biasanya, pertama kali adalah mencari link untuk update profile, dan ketemu, ganti nick name, ganti avatar dan mencoba-coba mainanbaru ini. Mencoba mengontak pakdhe yang kebetulan sudah punya akun lebih dulu, beberapa menit kemudian langusng merespons, window nya sebelah kanan menurut saya semacam chatting saja. Tapi aktifitas mengetik lawan chatting nya bisa langsung tertampil di window kita, begitu juga ketika menghapus tulisan yang sedang diketik, mungkin ini yang mengakibatkan google wave membutuhkan koneksi yang GPL (Gak Pake Lama) hehe.

Baca Selengkapnya…

Sejak peristiwa gempa hari Sabtu 27 Mei 2006 lalu, jogja emang relatif sering diguncang gempa-gempa kecil. Walaupun gempa-gempa yang sering terjadi itu relatif kecil, namun cukup membuat kaget warga termasuk saya. Mungkin karena trauma peristiwa yang lalu kali ya? Barusan (19 Nopember 2009) sekitar pukul 15:30 bakda asar, saya dan kawan-kawan dikejutkan dengan gempa lagi. Hampir mau lari dan turun kebawah, tapi akhir nya sudah reda. Beberapa menit kemudian muncul berita gempa Jogja, ternyata “hanya” 5.0 SR, Alhamdulillah tida begitu besar. Langsung cek ke situs BMG, ternyata gempa berpusat di 107 km sebelah barat daya Wonosari.

,

Anda sering menjumpai gambar seperti disamping ini ? Ya, itu adalah QR Code. QR Code adalah bentuk evolusi barcode dari satu dimensi menjadi dua dimensi. Penggunaan QR code sudah sangat lazim di Jepang Hal ini dikarenakan kemampuannya menyimpan data yang lebih besar dari pada barcode sehingga mampu mengkodekan informasi dalam bahasa Jepang sebab dapat menampung huruf kanji.QR code  telah mendapatkan standarisasi internasional dan standarisasi dari Jepang berupa ISO/IEC18004 dan JIS-X-0510 dan telah digunakan secara luas melalui ponsel di Jepang.

QR adalah singkatan dari Quick Response, sesuai dengan nama nya, tujuan dibuat QR code adalah untuk menyimpan informasi dengan cepat, dan mendapatkan respons yang cepat pula. QR code mula-mula dikembangkan oleh perusahaan Denso Wave di Jepang. Di Indonesia teknologi QR code mungkin masih kurang dimanfaatkan, tapi harian kompas, pada pertengahan 2009 lalu sudah memuali menggunakan teknologi ini.

Baca Selengkapnya…

, , , ,

Bismillahirahmaanirrahiim

Alhamdulillah setelah selama hampir satu tahun domain ini terbengkalai akhir nya sekarang bisa mengudara lagi. Trimakasih pada Pak Imam Riadi yang telah merelakan sedikit space di server nya, dan Pakdhe Paydjo yang telah membantu dalam setting dns pada domain ini dan meng-installkan wordpress di server gamping ini. Terimakasih semua nya….

, , , , ,