Baru-baru ini nama nginx sering terdengar, karena memang nginx lagi populer nih. Ya,nginx adalah sebuah web server. Kenapa nginx populer? Karena nginx atau kependekan dari engine x menyuguhkan kecepatan. Saya selama ini memakai apache, begitu install nginx emang terasa lebih cepat akses halaman aplikasi web yang ada di komputer saya. Kalo mau melihat detil perbandingan antara apache dengan nginx bisa dilihat di blog berikut ini. Berikut ini tips instalasi dan konfigurasi nya.
Pertama-tama kita akan install nginx dan php nya dulu.
sudo apt-get install nginx
setelah selesai, langsung start nginx
sudo /etc/init.d/nginx start
Nginx tidak secara deffault dijalankan,maka biar setiap booting komputer kita langsung menjalankan nginx web server,jalankan perintah ini
Baca Selengkapnya…
apache, linux, mysql, nginx, php, server, Ubuntu, web server

gambar dari : politikana.com
Pagi ini, secara tidak sengaca tersesat ke website http://www.revfad.com/flip.html menarik juga bisa menampilkan tulisan secara ʞılɐqɹǝʇ. Dulu pernah lihat beberapa member sebuah milist menampilkan nama nya dengan tulisan terbalik, namun tidak pernah mencari tahu gimana cara nya, kirain dengan kode html tertentu, ternyata di website diatas dibuat dengan javascript dilihat dari view source tampilan tersebut.
Berikut ini script java script nya saya copy paste dari source URL diatas :
function flip() {
var result = flipString(document.f.original.value.toLowerCase());
document.f.flipped.value = result;
}
function flipString(aString) {
var last = aString.length - 1;
//Thanks to Brook Monroe for the suggestion to use Array.join
var result = new Array(aString.length)
for (var i = last; i >= 0; --i) {
var c = aString.charAt(i)
var r = flipTable[c]
result[last - i] = r ? r : c
}
return result.join('')
}
Baca Selengkapnya...
javascript, Programming
Backup database menjadi mutlak sebuah kebutuhan demi keterjaminan database sebuah aplikasi. Metode backup juga sangat beragam. Kali ini saya akan menuliskan sedikit terkait kolaborasi backup data base dengan metode dumping data dengan cron job di server (linux). Saya sudah mencobanya di server Ubuntu dan Debian. Kita sering menggunakan metode dumbping untuk membackup data di MySQL. tentusaja kita semua sudah sangan familier dengan sintaks nya. Kali ini kita akan membuat cron job atau semacam penjadwalan server untuk melakukan sesuatu, dalam hal ini server kita perintahkan untuk melakukan backup data secara berkala.

Database Backup (gambar dari : darkstardesign.co.uk)
Pertama kita buat script bash untuk nanti nya kita daftarkan di cron job nya. Script ini berisi perintah-perintah untuk dumping database. Adapun urut-urutan script ini adalah buat foldet berdasarkan tanggal untuk lokasi pentimpanan file backup database, kemudian mengkompress file database agar ukurannya tidak terlalu besar dan menghapus file backup database yang sudab berhasil di kompres. Untuk lebih jelas nya, berikut ini contoh script nya :
#!/bin/bash
#wing to suit your environment
export DB_HOST="localhost"
export DB_USER="akhsan"
export DB_PASSWD="rahasia"
export DB_NAME="wordpress"
cd /home/akhsan/backupdb
mkdir `date +%Y-%m-%d`
export DB_BACKUP="/home/akhsan/backupdb/`date +%Y-%m-%d`"
#script dumping
/usr/bin/mysqldump -h$DB_HOST -u$DB_USER -p$DB_PASSWD $DB_NAME > $DB_BACKUP/wordpress.sql
cd $DB_BACKUP
tar -zcvf `date +%Y-%m-%d`_all.tgz *.sql
rm *.sql
Anda bisa melakukan backup lebih dari satu host maupun lebih dari satu database. Simpan lah file bash script yang anda buat dengan ekstensi *.sh, misal backup.sh. Anda juga bisa mengecek script dengan perintah ./backup.sh, kalo sudah benar akan ada file hasil backup database pada folder atau direktori yang sudah ditetapkan tadi.
Baca Selengkapnya…
backup database, bash script, cron job, debian, linux, mysql, server, Ubuntu