Backup database menjadi mutlak sebuah kebutuhan demi keterjaminan database sebuah aplikasi. Metode backup juga sangat beragam. Kali ini saya akan menuliskan sedikit terkait kolaborasi backup data base dengan metode dumping data dengan cron job di server (linux). Saya sudah mencobanya di server Ubuntu dan Debian. Kita sering menggunakan metode dumbping untuk membackup data di MySQL. tentusaja kita semua sudah sangan familier dengan sintaks nya. Kali ini kita akan membuat cron job atau semacam penjadwalan server untuk melakukan sesuatu, dalam hal ini server kita perintahkan untuk melakukan backup data secara berkala.
Pertama kita buat script bash untuk nanti nya kita daftarkan di cron job nya. Script ini berisi perintah-perintah untuk dumping database. Adapun urut-urutan script ini adalah buat foldet berdasarkan tanggal untuk lokasi pentimpanan file backup database, kemudian mengkompress file database agar ukurannya tidak terlalu besar dan menghapus file backup database yang sudab berhasil di kompres. Untuk lebih jelas nya, berikut ini contoh script nya : Baca Selengkapnya…
#!/bin/bash
#wing to suit your environment
export DB_HOST="localhost"
export DB_USER="akhsan"
export DB_PASSWD="rahasia"
export DB_NAME="wordpress"
cd /home/akhsan/backupdb
mkdir `date +%Y-%m-%d`
export DB_BACKUP="/home/akhsan/backupdb/`date +%Y-%m-%d`"
#script dumping
/usr/bin/mysqldump -h$DB_HOST -u$DB_USER -p$DB_PASSWD $DB_NAME > $DB_BACKUP/wordpress.sql
cd $DB_BACKUP
tar -zcvf `date +%Y-%m-%d`_all.tgz *.sql
rm *.sql
Anda bisa melakukan backup lebih dari satu host maupun lebih dari satu database. Simpan lah file bash script yang anda buat dengan ekstensi *.sh, misal backup.sh. Anda juga bisa mengecek script dengan perintah ./backup.sh, kalo sudah benar akan ada file hasil backup database pada folder atau direktori yang sudah ditetapkan tadi.



